Zara tersenyum ke arah Lisa yang duduk di sofa ruang tamu. "Mama datang?" Lisa menatap tajam dengan wajah terkejut saat mendapati Zara ada di rumah Aryan. "Kenapa kamu ada disini? Mana Sera?" Dia sengaja datang untuk berkunjung dan menemui menantunya, tapi dia justru bertemu dengan Zara. Zara masih tersenyum, dan bagi Lisa itu sangat menyebalkan. "Mama gak tahu? Sera kan udah pergi dari rumah. Dia mau bercerai sama Mas Aryan. Jadi, aku gantiin dia disini?" "Maksud kamu Aryan izinin kamu tinggal disini?" Lisa benar-benar tak habis pikir dengan pemikiran Aryan. Bisa-bisanya Aryan mengizinkan Sera tinggal disana. "Ya, iya dong. Mas Aryan kan gak mau kesepian." Lisa mendengus. "Kenapa saya rasa kamu semakin gak tahu malu, ya? Udah ngancurin rumah tangga sahabat sendiri, sekarang ngerebu

