bc

kisah tentang Laurenia Salsabila Daneswara (Lauren),gadis cantik yang menjadi incara 2 cowok Ter famous di sekolah barunya.

book_age12+
0
FOLLOW
1K
READ
reincarnation/transmigration
HE
dominant
badboy
kickass heroine
heir/heiress
blue collar
sweet
bxg
no-couple
mystery
loser
witty
highschool
love at the first sight
like
intro-logo
Blurb

Kisah di masa putih abu-abu memang sangat menyenangkan.mulai dari kisah cinta,pertemanan dll. sama seperti Lauren yang kini sedang menjalani masa putih abu-abu di temani dengan 2 cowok ganteng. kepo sama kisahnya Mauren,yukk buruan di baca.

chap-preview
Free preview
Prolog
Tubuh Lauren bergetar, ia berdiri di depan gerbang dan hanya menatap tulisan yang ada di samping gerbang itu. SMA Mandala. Disinilah Lauren berdiri, sungguh seperti mimpi Bangi Lauren bisa menginjak kaki di SMANLA sekolah elit yang di kenal karna kepintaran, kekayaan dan paras para muridnya ini sangat-sangat lah di dambakan oleh banyak orang, tidak heran jika Lauren Gemetaran. saat Lauren masih sibuk menatap Tulisan SMANLA tiba-tiba saja ia di serempet oleh seseorang yang hendak memasuki gerbang. Lauren terjatuh ke aspal,lututnya terluka sedikit. "aduhh!!,itu motor gk bisa pelan-pelan apa!" gerutunya sambil membersihkan seragam dan kakinya. "tuh kan jadi kotor semua deh baju aku!". Lauren memasuk ke area sekolah dengan wajah kesal dan terus menggerutu. sampai ada seseorang yang menepuk pundaknya, ia berbali badan untuk melihat siapa itu. "Murid baru ya?, kenalin gw Artan" ujar cowok itu sambil mengulurkan tangan sebagai tanda perkenalan. "aku Lauren" jawab Lauren Sambil menjabat tangan Artan sebagai tanda mereka berkenalan. "Lo pasti mau nyari ruang kepsek kan?" Tanya Artan pada Lauren, Lauren mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan Artan "ayok gw anterin, kebetulan gw juga ada perlu di ruang kepsek" tawar Artan pada Lauren. tidak ada jawaban dari Lauren, karna Lauren dari tadi terus memandangi Parkiran. "Itukan motor yang tadi nabrak aku" batinnya. disaat Lauren tengah bergelut dengan pikirannya Artan kembali menepuk pundak Lauren, sontak itu membuat Lauren kaget. "eh maaf, gk sengaja soalnya lo bengong aja dari tadi. gw ajak ngomong juga GK ngerespon." ucap Artan sambil tersenyum "eh gak papa kan, malahan harusnya aku yang minta maaf karna gak fokus pas kak Artan ajak ngomong." kata Lauren sambil meminta maaf pada Artan. "udah² gak papa sekarang kita ke ruang kepsek" jawaban Artan sambil memegang tangan Lauren dan membawanya masuk ke dalam bangunan SMANLA. di sisi lain ada seseorang yang dari tadi memperhatikan interaksi keduanya. Saat Lauren dan Artan berjalan bersama di koridor banyak siswa siswi yang menatap mereka berdua. Lauren yang di tatap seperti itu pun merasa risih apalagi tatapan mereka semua seperti sangat membenci Lauren. Artan yang menyadari bahwa Lauren risih dengan semua tatap para murid itu pun memper cepat langkahnya untuk menuju ruang Kepsek. sesampainya di ruang kepsek Artan mengetuk pintu meminta ijin kepada sang pemilik ruang untuk masuk. setelah mendapatkan jawaban Artan dan Lauren pun masuk. "permisi pak, ini saya mengantarkan siswi baru yang kemari kita bicarakan" ucap Artan sopa. "oh yaa, terimakasih Artan sekarang kamh bisa kembali ke kelas. pelajaran akan segera di mulai,jangan sampai telat masuk. apa kata anak-anak nanti kalo Sampai melihat ketua OSIS mereka telat masuk kelas" ucap Pak Bima selaku kapsek mereka. "oh jadi kak Artan itu ketua OSIS di sini, pantes aja aku ngerasa kalo kak Artan auranya kyak dewasa gitu" batin Lauren. " baik pak kali begitu saya pamit,permisi" jawab Artan lalu pergi dari ruangan itu. kini di ruang itu hanya ada Pak Bima dan Lauren. "oh jadi kamu yang namanya Lauren?" tanya Pak Bima. "iya pak, saya Lauren". jawab Lauren sopan sambil sedikit membungkuk. "selamat datang di SMANLA Lauren, saya harap kamu betah di sini ya" ujar Pak Bima. "pasti pak" jawab Lauren dengan penuh keyakinan. "kamu boleh ke kelas kamu, kamu sudah tau di mana kelas kamu kan?". Lauren mengangguk dan tersenyum lalu keluar dari ruangan itu. saat membuka pintu ia di kejutkan dengan seorang Cowok yang berdiri di depan pintu. "ini cowok mau sekolah apa nyopet sih kok penampilannya kayak gini". batin Lauren sambil mengamati penampilan cowok yang berdiri di depannya itu. "apa Lo liat-liat mau gue congkel mata Lo hah!!" bentakan cowok itu membuyarkan Lamunan Lauren. "minggir Lo ngalangin jalan gue!!" Lauren langsung menyingkir dari depan pintu dan pergi. saat sedikit jauh dari ruang kapsek Lauren berbalik. menatap Ujung Lorong itu "cowok tadi kok mukanya mirip ya kyak kak Artan, namya juga hampir sama kyak kak Artan, apa jangan² mereka Sodara" batin Lauren. "tapi masak sih dia sodaranya kak Artan, kak Artan kan auranya dewasa dan disiplin maska sodanya kyak gitu". "Arthur Wavelys, namanya bagus kayak wajahnya tapi GK dengan sikapnya" gumam Lauren lalu segera pergi dari situ.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Kusangka Sopir, Rupanya CEO

read
35.8K
bc

Jodohku Dosen Galak

read
31.1K
bc

Takdir Tak Bisa Dipilih

read
10.3K
bc

Pacar Pura-pura Bu Dokter

read
3.1K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
51.3K
bc

Desahan Sang Biduan

read
54.1K
bc

Silakan Menikah Lagi, Mas!

read
13.5K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook