Bab 63

2131 Words

Bab 63: Bukan Aku Tapi Dia Sudah sekitar setengah jam gue berdiam diri. Menatap pada jalanan kosong dengan rinai hujan yang membasahi jalan. Embun yang mengalir di depan kaca mobil seolah mengejek. Menertawakan gue beramai-ramai. Sesekali gue melirik ke arah Sean, dan cowok itu diam saja. Dia sama sekali tidak mengeluh atau mencoba mengajak gue bicara. Ya, Sean selalu begitu. Dia memang sepengertian itu. Sampai gue rasanya sudah menjadi manusia begok paling t***l yang lebih memilih Suga yang tak dirindukan itu daripada Sean. Andai saja hati enggak buta ketika bicara cinta, pasti di dunia ini sudah musnah jajaran cewek bodoh yang mengharapkan lelaki kardus macam Kak Suga. Salah satunya gue. Mungkin saja gue sudah memantapkan hati memilih Sean. Atau andai saja setidaknya gue tahu lebih cep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD