Bab 73: Rencana Hidup Shanie Waktu selalu berlalu dengan sangat cepat, dan biasanya terlewat begitu saja tanpa kita sadari. Gue percaya, ada banyak hal yang memang harusnya terjadi, juga beberapa hal lainnya yang harus dilupakan. Karena, enggak semua hal bagus untuk dijadikan kenangan. Terakhir kali, satu-satunya perubahan besar dalam hidup gue adalah ketika gue masih magang di WWG group, jadi vocational employee dan bertemu Soehardjo Galang. Senior galak yang tiada akhlak. Mungkin semua ini memang takdir yang digariskan Tuhan untuk gue. Karena dengan begitu, impian lama gue tentang menikahi Sean juga seperti jadi kenyataan. Sekarang, semuanya semakin dekat dengan waktu yang ditentukan. Termasuk tanggal resmi pertunangan kami berdua. Gue ingat, apa yang Sean katakan malam itu sungguh sep

