Bab 24

1612 Words

Semalaman aku mengacuhkan ponselku yang terus berdering dari Nicholas. Entah kenapa aku benar-benar jengkel saat dia menyinggung Chris. Tapi aku menyesal sudah meneriakinya. Aku terus berpikir tentang Nicholas saat menyetir mobilku esok harinya untuk kembali ke The Trees. Tapi saat sampai di depan tanjakan The Trees, aku lihat Isaac dan truk penyemprot airnya keluar dari halaman. “Astaga, aku akan bersenang-senang hari ini!” jeritku senang dari dalam mobil. Alex seperti akhir-akhir ini, menghampiriku di halaman sebelum aku benar-benar menarik rem tangan mobilku. Dia tersenyum membuka pintu kemudi untukku. “Aku tahu,” pekikku girang padanya. “Kau lama sekali, seperti siput,” ejeknya. “Sori, ayo cepat!” Aku turun dari mobil dan menghambur ke halaman belakang meninggalkan Alex yang masi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD