Part 11 : Asal Kau Bahagia

1147 Words

Bergegas Sharen keluar dari kamar meninggalkan tempat itu "Mau kemana?" Suara Exel menghentikannya. "Kok buru-buru?" Exel lalu berjalan mendekatinya "Aa... aku kayaknya pergi sendiri deh nemuin Alya." "Kenapa?" tanya Exel curiga.  "Soalnya.... aku...ini urusan perempuan, jadi kamu nggak perlu tahu oke! Pliss!" bujuk Sharen sedikit memohon. "Enggak!" jawabnya tegas dan spontan Sharen mendecak kesal. Ia benar-benar kesal dengan laki-laki di sebelahnya, possesifnya keterlaluan. "Aku ikut kamu!" pintanya lagi. Percuma aja aku debat, dia pasti nggak ngizinin, batin Sharen kesal. "Nggak ngizinin kenapa?" Bagaimana dia tahu, batin Sharen terkejut. "Ya aku tahulah, aku itu bisa mendengar detak jantung kamu, sangat kuat." Ucapan Exel sedikit seringai tajam. Sharen hanya bisa menyerngi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD