Moza menghampiri Niki yang tampak lelah dengan setumpuk kertas di hadapannya. Moza tidak paham, apa yang ada di depan Niki saat itu, yang dia hanya tau kertas itu sangat berantakan. "Niki, kamu tidak istirahat?" Moza bertanya dengan sopan. Niki yang merasa terpanggil, menoleh kearah Moza dan tersenyum letih. Niki menggeleng kecil, "Tidak bisa istirahat, karena masih banyak yang harus dikerjakan." Moza mengangguk paham. "Tapi kalau bisa dikerjakan besok, silahkan kerjakan besok. Daripada Niki sakit." Niki tersenyum kecu kemudian membereskan kertas-kertas tersebut. Moza membantu Niki membereskan kertas-kertas tersebut. Niki melirik Moza sekilas tanpa ekspresi dan kembali melanjutkan pekerjaannya. Keluar dari ruang kerja, Niki segera menarik tangan Moza untuk ikut bersamanya. Sebelum Moz

