Moza melamun, menatap dengan sayu dedaunan gugur yang ada di depannya. Moza tidak mengerti dengan perasaannya sendiri, saat ini Niki pergi bersama Alex. Moza lagi-lagi di tinggal Niki. Hanya saja Moza merasa kalau hatinya itu hampa dan gak seru kalau gak ada Niki. Itu juga yang menjadi alasan Moza murung daritadi. Yori yang memang menemani Moza, sebenarnya penasaran dengan gadis itu, tapi akan lebih baik kalau Moza yang menceritakan lebih dulu. Moza menyematkan helaian anak rambut yang berusaha menutupi wajahnya. Poni Moza sudah panjang, ingatkan Moza untuk memotongnya kembali. "Nona, apa anda ingin sesuatu?" Yori bertanya ketika melihat Moza kembalk duduk dengan tenang. Moza menggeleng pelan, tidak ada yang dia inginkan saat ini. Selain mencari penyebab kenapa hatinya bisa terasa sa

