12

1501 Words

12 Viona merasa kepalanya berputar. Bukan karena sedang sakit. Akan tetapi oleh ciuman Christian. Bibir itu jelas terlatih dan mahir. Setiap kali Christian menciumnya, Viona merasa berada di taman penuh bunga. Rasanya menakjubkan. Apa memang ciuman terasa sememabukkan ini? Atau karena yang melakukannya adalah orang berpengalaman seperti Christian, atau juga karena memang ia menaruh hati pada pria tampan berhidung mancung itu? Viona duduk di ranjang kecil di kamar sewaannya. Christian baru pergi tiga puluh menit yang lalu setelah ada telepon penting dari kantor. Pria itu mengatakan akan kembali nanti siang untuk membawakan makan siang sekaligus mengajaknya pindah ke kondominiumnya. Sebenarnya Viona tidak mau, tapi akhirnya memilih menyerah. Viona tahu tak seharusnya mau saja dicium pri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD