Hanya Rumor

2009 Words
Saat itu Komi dan Frins pun sama-sama menanyakan hal tersebut kepada Buyi hingga akhirnya saat itu tentu saja Frins dan Komi sama-sama menunggu jawaban dari Buyi mengenai apa yang mereka tanyakan saat itu. " Bu apa ada sesuatu, atau kau mungkin sedang mengingat sesuatu? kau tentu sedikit nya tahu kan mengenai cerita yang ada di kawasan sepi tersebut?"ujar Komi bertanya kembali karena saat itu Buyi yang terlihat malah melamun seperti memikirkan bingung. " Mengenai itu, itu, itu ibu tahu sedikit sesuatu yang mungkin kalian akan ingin dengarkan tapi sebelum nya maaf ibu sebenarnya tidak terlalu ingat dengan kejadian yang sebenarnya terjadi di tempat tersebut meskipun kau memang benar tadi, ibu sempat pergi ke kawasan tersebut bahkan dengan cara beramai-ramai karena tetangga ibu yang mengajak ibu saat itu, tapi kau salah jika menganggap ibu ke tempat tersebut sengaja karena melihat sesuatu atau sengaja menyaksikan sesuatu ke tempat tersebut. Karena sebenarnya ibu beramai-ramai pergi bukan untuk mengunjungi atau memeriksa ke kawasan tersebut apa lagi sampai ke kawasan tersebut karena ada sesuatu yang terjadi, tidak Komi itu tidak benar karena yang benar adalah ibu beramai-ramai pergi dengan tetangga ibu untuk makan bersama di sebuah pertanian yang ada di dekat kawasan tersebut, dan jika dari sini memang arahnya ke belakang dari kawasan tersebut. Maksud ibu adalah ketika kita beramai-ramai menuju ke perkebunan yang ada di belakang sana kami semua melewati jalan yang dekat tentu saja, dan jalan yang dekat menuju ke perkebunan tersebut adalah dengan melewati kawasan rumah tersebut tidak seperti kalian yang berolahraga tadi, kalian tidak langsung melewati kawasan sepi tersebut kan? kalian mengambil jalan yang jauh anggap saja kalian melewati jalan depan dari kawasan tersebut, beda dengan kami yang bertujuan untuk langsung ke perkebunan tersebut tidak seperti kalian yang memang berniat untuk berolahraga pagi, jadi dari sini kami jalan ke depan sana sampai menemukan jalan bercabang ke arah kiri dan kanan, ke kanan adalah jalan yang kalian lewati untuk berolahraga tadi kan? dan ke kiri adalah jalan yang langsung menghubungkan kami ke kawasan sepi tersebut Komi, Frins. Jadi intinya ketika ibu beramai-ramai datang ke kawasan tersebut ibu bukan untuk melihat sesuatu kejadian yang ada di kawasan tersebut, tapi ibu hanya melewati saja kawasan tersebut untuk sampai di sebuah perkebunan dimana salah satu tetangga ibu mengajak kami untuk makan bersama di sana, dan sekarang jadi tentu saja ibu tidak tahu mengenai ada cerita apa di kawasan tersebut Komi, Frins. Sekarang mungkin ibu saja yang akan bertanya kepada kalian, sudah lama dan sering kan kalian melewati tempat tersebut tapi kenapa sekarang kalian tiba-tiba bertanya mengenai kawasan tersebut? apa ada yang salah atau mungkin sesuatu yang kalian lihat sehingga mengundang rasa penasaran kalian?"ujar Buyi menjelaskan mengenai dirinya yang sebenarnya bukan datang ke kawasan tersebut apa lagi menyaksikan sebuah tragedi yang ada di sana tapi hanya melewati kawasan tersebut untuk sampai di sebuah perkebunan dimana tetangga Buyi mengundang nya untuk datang bersama ke acara makan-makan yang ada di perkebunan kawasan sepi tersebut, sehingga tentu saja menjawab jika Buyi tidak sampai melihat suatu tragedi yang terjadi di kawasan tersebut. " Sebenarnya tidak ada apa-apa bu, hanya saja kami menanyakan hal seperti ini karena seperti apa yang kita katakan tadi kita merasa sedikit penasaran dengan kawasan disana yang terlihat begitu sepi begitu pun dengan beberapa rumah yang sepertinya tidak berpenghuni sekalinya ada penghuni rumah tersebut, mereka tidak bisa kita lihat langsung dan yang terlihat hanya beberapa kendaraan sampai musik saja, tanpa bisa kami melihat pemilik dari rumah tersebut. Itu lah hal yang membuat kami menjadi merasa penasaran bu,"ujar Komi menjawab sesuatu yang membuat nya merasa penasaran dengan kawasan tersebut. " Jika hanya seperti itu tentu saja kau tak usah terlalu memikirkannya lagi karena itu sepertinya tidak penting untuk kalian pikirkan, sudah lama dan cukup sering kan kalian melewati tempat tersebut tadi akhirnya memang tidak ada apa-apa, mereka memang sepertinya jarang terlihat dan bisa di bilang tertutup dari orang lain, tapi jika kalian sesekali melihat di sana ada beberapa kendaraan dan bahkan sampai melihat jika di rumah tersebut seperti ada penghuninya meskipun hanya musik yang kalian dengar tanpa bisa melihat orang yang menghuni rumah tersebut tentu saja itu sudah cukup membuktikan jika rumah tersebut memang berpenghuni kan hanya saja mereka tertutup? jadi tentu saja tidak ada masalah atau pun hal aneh yang harus kalian pikirkan? ya kan Frins, Komi?"ujar Buyi menjelaskan jika apa yang Komi dan Frins lihat cukup membuktikan jika beberapa rumah tersebut memang berpenghuni, hanya saja mereka memiliki kepribadian yang tertutup saja. " Ya sepertinya begitu bu entahlah mungkin aku hanya penasaran saja dengan beberapa rumah yang berada di kawasan yang sangat sepi seperti itu, di tambah penghuni rumah tersebut yang jarang menempati rumah mereka itu kesannya ada cerita yang tidak kami ketahui dari tempat tersebut. Tapi kau juga tidak pernah mendengar rumor yang beredar mengenai kawasan sepi tersebut bu?"ujar Komi, tapi kembali bertanya. " Rumor? meskipun ada, tapi itu kan hanya rumor saja Komi, kita tidak bisa langsung percaya dengan rumor yang beredar dari mulut ke mulut selain kita membuktikannya sendiri. Tapi tentu saja mengenai tempat itu kita tidak perlu membuktikan apa-apa karena memang sepertinya tidak ada sesuatu yang harus kita waspadai atau kita selidiki di rumah tersebut karena memang tak ada apa-apa. Intinya adalah kemana pun kalian pergi kalian harus berhati-hati dan menjaga sikap kalian, mau di tempat ramai atau sepi pun keselamatan adalah hal yang hanya bisa kalian sendiri yang menjaga nya, jadi pesan ibu dimana pun kalian berada di tempat sepi atau pun ramai kalian harus berhati-hati dan menjaga etika kalian,"ujar Buyi pada akhirnya memperingatkan Frins dan Komi agar mereka senantiasa berhati-hati dimana pun dan dalam keadaan apapun mereka. " Sepertinya ibu menjawab dengan sedikit hal yang dia sembunyikan, dia tidak menjawab jujur sepenuhnya mengenai pertanyaan kami, apa lagi dia sampai memperingatkan kita seperti itu. Tapi sudahlah aku tak usah terlalu memikirkan hal tersebut jika memang ada sesuatu yang di sembunyikan oleh ibu tak mungkin aku mencoba menanyakannya, aku yakin cepat atau lambat ibu akan bicara sesuatu,"ujar Frins dalam hatinya saat itu ketika mendengar jawaban dari Buyi yang sepertinya belum seluruhnya menjawab pertanyaan mereka. " Ya baiklah bu jika itu yang kau katakan tentu saja kami percaya, dan sekarang sepertinya kita sudah tahu jawaban dari rasa penasaran kita kan Frins. Sebenarnya jujur saja aku masih belum puas dengan jawaban," Tiba-tiba ponsel Frins berbunyi, seketika Frins tentu saja langsung mengangkat teleponnya saat itu yang ternyata panggilan dari orang tua Frins yang seketika membuat Komi berhenti bicara. " Maaf bu, Komi, aku tinggal sebentar orang tua ku menelepon,"ujar Frins ijin pergi sebentar. Dan saat itu tentu saja Frins langsung mengangkat teleponnya yang berasal dari orang tuanya. " Ini sudah siang sepertinya orang tua Frins menanyakan mengenai pekerjaan yang menjadi tugas Frins sudah dia selesai kan atau belum bu? sepertinya aku lebih baik bersiap untuk mengantarkannya pulang bu,"ujar Komi. " Sepertinya begitu Komi, yasudah kau bersiaplah sementara ibu akan menyiapkan makanan terlebih dahulu karena sebentar lagi waktunya makan siang,"jawab Buyi sambil pergi juga ke dapur berniat untuk menyiapkan makanan yang akan menjadi makan siang mereka saat itu. Mereka pun saat itu tentu saja saling pergi untuk melakukan apa yang sudah menjadi niat mereka barusan. " Bu, Komi ayah ku bilang aku,"seketika Frins berhenti bicara karena ketika melihat ke tempat tadi mereka berbincang Frins tak melihat Komi, atau Buyi yang masih ada di tempat mereka tadi. Karena Frins yang tak melihat mereka saat itu tentu saja Frins langsung mencoba mencari dimana mereka berada saat itu. " Komi, Bu kalian dimana?"tanya Frins sambil berjalan dengan nada bicara yang cukup kencang. " Ibu di dapur Frins,"jawab Buyi dengan nada bicara yang cukup keras juga. Dan karena mendengar jawaban tersebut tentu saja yang Frins lakukan saat itu langsung menghampiri Buyi yang tengah berada di dapur. " Bu ayahku menelpon dan menanyakan mengenai pekerjaan yang dia berikan pada ku, aku belum menyelesaikan itu tapi sedikit lagi selesai, aku pamit untuk pulang sekarang bu. Dimana Komi, oh atau mungkin sampaikan salam ku kepada Komi juga, aku akan pulang menggunakan kendaraan umum saja bu,"ujar Frins dengan tergesa-gesa saat itu. " Frins," panggil Buyi sambil tersenyum. " Ya bu?"tanya Frins. " Duduk dan tenanglah. Aku percaya jika kau tidak lalai dalam tugas mu dan aku bisa mengira jika pekerjaan yang menjadi tanggung jawab mu sudah kau kerjakan meskipun belum semua nya, tapi ibu yakin jika pekerjaan mu itu tak terlalu banyak yang belum terselesaikan Frins. Jadi sekarang duduklah sebentar dan tenang, ibu sudah menyiapkan makanan untuk mu dan Komi,"ujar Buyi. " Tak usah bu, aku tadi sudah sarapan kan, sekarang aku pamit untuk pulang saja. Sampaikan salam ku kepada Ko," " Hey Frins tenanglah, sampaikan salam mu kepada ku maksud mu? haha, mau kemana kau?"ujar Komi dan bertanya. " Aku, yang tadi menelepon adalah ayah ku dia menanyakan mengenai pekerjaan ku, dan aku," " Wow berarti apa yang kau katakan tepat bu, yasudah Frins tunggu sebentar, sebentar saja. Aku percaya jika kau memang memiliki pekerjaan yang harus kau selesaikan, tapi aku yakin pekerjaan mu tidak terlalu banyak dan kau tidak harus tergesa-gesa seperti ini Frins, tenanglah aku akan mengantar ku pulang,"ujar Komi berusaha menenangkan Frins karena dirinya yang saat itu terlihat tergesa-gesa ingin pergi. " Kau dengarkan apa yang di katakan Komi Frins jadi kami harap kau tenangkan diri mu dulu, tak usah tergesa-gesa. Tapi karena kau terlihat memang tergesa-gesa ibu tidak memaksa mu untuk makan terlebih dahulu di sini Frins, tapi ibu harap kau bisa membawa makanan ini untuk bekal mu di rumah nanti, meskipun kau sudah sarapan tapi sekarang waktu sudah menunjukan tengah hari Frins tentu saja kau akan merasa lapar nanti, jadi ibu mohon kau bawa makanan ini ya jadi jika kau merasa lapar nanti, kau bisa tinggal makan bekal yang aku berikan ini,"ujar Buyi sambil memberikan Frins box makanan yang sudah di sediakan nya barusan. " Terima kasih bu, kau begitu sangat perhatian pada ku. Dan kau juga Komi, tapi jika kau mengantarkan ku apa tidak apa-apa? kau belum makan siang kan?"ujar Frins berterima kasih, tapi bertanya. " Ini memang waktunya makan siang, tapi hampir kan Frins dan jarak rumah mu tidak harus aku tempuh selama 1 jam tenang saja aku bisa makan siang setelah mengantarkan mu pulang nanti,"ujar Komi. " Kenapa kau tidak membawa makan siang mu saja seperti yang ibu lakukan pada ku dan memakannya di rumah ku saja Komi? apa kau tak ingin makan bersama di rumah ku, atau jika kau tak membawa makan yang ibu berikan seperti pada ku, tak apa-apa aku akan masak terlebih dahulu untuk mu agar kita bisa makan bersama sehingga kau tak terlambat makan siang Komi. Bagaimana? boleh kan bu?"ujar Komi. " Oh tak us," " Ya itu ide yang bagus Frins, jadi kalian bisa memiliki waktu bersama yang sepertinya akan bisa kalian gunakan untuk mempererat hubungan kalian. Yasudah tunggu sebentar Komi, ibu juga akan menyiapkan makanan untuk mu, kau duluan lah ke kendaraan mu Komi, biarkan makanan yang ibu siapkan untuk mu ini Frins calon menantu ibu yang bawa,"ujar Buyi memotong pembicaraan Komi dengan semangat saat itu, karena merasa jika ide yang Frins berikan sangat tepat. Ketika mendengar hal tersebut dari Buyi bersama Komi yang saat itu melihat Buyi yang langsung menyiapkan bekal makan untuk Komi juga, Komi pun tak bisa melakukan apapun hingga pada akhirnya Komi hanya bisa melihat Buyi yang memasukan makanan ke dalam box untuk bekal Komi saat itu. " Baiklah Komi ini bekal mu, dan jangan terlalu cepat pulang diam lah dulu di rumah Frins, kau bekerja menjadi seorang penulis kan Komi, jadi sepertinya momen ini adalah momen yang bisa kau manfaatkan agar kau bisa mendapatkan sebuah inspirasi kan Komi? ibu yakin jika inspirasi akan kau dapatkan jika berada di dalam ruangan atau di dalam sebuah suasana yang bisa membuat mu nyaman kan Komi? dan di rumah Frins tentu saja kau akan mendapatkan kenyamanan tersebut, dengan itu kau tentu saja akan bisa mendapatkan inspirasi kan Komi? jadi silahkan bersenang-senang lah. Frins ibu titip Komi, ibu yakin jika kau bisa membuat Komi merasa nyaman hingga dirinya bisa mendapatkan sebuah inspirasi,"ujar Buyi saat itu dengan semangat kembali bicara mengenai Komi yang sebaiknya tidak cepat pulang dan cobalah untuk berdiam diri dulu di rumah Frins untuk mendapatkan sebuah inspirasi.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD