BAB 27

1202 Words

“Aahh..” “Owhh..” “Hubby.. enghh..” Arsyila dan Elfathan melenguh panjang secara bersamaan. Keduanya menyatu dengan sempurna. Tidak ada perlawanan dari Arsyila karena tenaga wanita itu sudah habis. Ia tidak memiliki tenaga untuk memberontak. Ia pasrah dengan apa yang dilakukan suaminya. “Aarrgghh..” Elfathan semakin mempercepat gerakannya. Sebentar lagi ia akan mendapatkan kenikmatan dunia. Perkataan Arsyila terus berputar di kepalanya membuat Elfathan hilang kendali. Ia merasa bersalah karena perkataan Arsyila ada benarnya. Ia sibuk menjaga perempuan lain, namun hanya sekedar menjaga tidak lebih. “Enghh..” “Sedikit lagi, sayang!” ujar Elfathan dengan nafas terengah Dan… Brugh “Sshh..” Arsyila merintih pelan saat Elfathan menjatuhkan tubuhnya tepat di atasnya. Nafas kedu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD