UNGKAPAN HATINYA

1741 Words

  "Makasih tumpangannya," Alea tersenyum menatap Kevin. Kevin hanya mengangguk tanpa menjawab lalu kembali masuk ke dalam mobilnya dan memacu mobilnya meninggalkan pekarangan rumah Alea. "EKHEM!" Leon tengah bersedekap d**a di pintu rumah mereka. "Udah berani pacaran, ya?" seringaian muncul di bibir tipis Leon. "E--eh kakak! Hehe gak kok kak! Cuma temenan! Suer!" cengir Alea dengan dua jarinya, pertanda damai. "Temen apa temen? Kok demen?" sinis Leon. "Temen kakak!" seru Alea meyakinkan. "Mulai besok, kakak bakalan suruh Sean jaga kamu! Ditinggalin ke luar negeri, bukannya jaga diri. Eh! Malah udah bisa pacaran ternyata!" sinis Leon. "Sean siapa?" ucap Alea bingung. "Bodyguard ayah," ucap Leon santai lalu berjalan memasuki rumah. Alea melototkan matanya. Apa-apaan kakaknya itu? Alea

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD