"Dek? Sayang bangun," Leon mencoba membangunkan Alea yang masih bergelung pada selimutnya. "Lea bangun!" ucap Leon lagi, namunAlea tak bergerak sedikit pun. Leon yang telah geram sendiri, lantas menarik selimut Alea hingga jatuh terkapar di lantai. Alea tetap terdiam. Leon dengan emosi yang meletup-letup hendak menarik paksa Alea, namun itu terhenti saat merasakan tangan adiknya yang panas. Leon membolakan matanya. Ia meletakkan punggung tangannya pada Alea. Lalu ia terlonjak kaget. Alea demam? "Lea! Lea! Kamu demam, dek! Ayo bangun, kita ke rumah sakit, ya?" panik Leon, ia mencoba menepuk-nepuk pipi Alea, menyadarkan adiknnya itu. Leon semakin panik saat Alea tak bereaksi sama sekali. Dengan tergesa ia menggendong Alea ala bridal style. Membawa gadis itu ke dalam mobilnya. "Pak, say

