Mungkin, sebutan yang pantas untuk seorang Rayana Az-Zahra saat ini adalah DDM (Diam-Diam Menghanyutkan). Bagaimana tidak disebut dengan sebutan itu? Jika ia yang dikenal oleh keluarga juga kedua sahabatnya itu adalah mahasiswi yang malas-malasan, karena ia selalu datang ke kampus mepet-mepet jam kuliah dimulai, ia yang selalu dicap mahasisiwi yang tak niat kuliah, bisa menyelesaikan tugas skripsi-nya dengan cepat, yang bahkan hari ini ia tinggal menunggu ACC-an dari dosen pembimbingnya. Luar biasa bukan? Sungguh aneh tapi nyata! Berbanding terbalik dengan kedua sahabatnya Luna dan Clarissa yang masih disibukkan dengan banyak revisian, yang terkadang kenyataan itu justru membuat Ana langsung diserbu para netijen dengan kata-katanya yang tergolong julid bin nyinyir itu seperti ‘Si Ana pake

