Bab Tiga Puluh Lima: Medan Perang

2113 Words

Meskipun sudah musim semi, cuaca di wilayah perbatasan masih jauh lebih buruk daripada di Dataran Tengah. Pasukan Ekspedisi Utara sudah bergerak melewati Tembok Besar, setelah baru saja melewati jalan pegunungan terjal yang masih tertutup salju. Jalan pegunungan yang sempit, ditambah dengan salju yang mencair, membuat jalan tersebut licin dan sulit dilalui. Setelah melewati lembah, pasukan disambut oleh hamparan padang rumput yang tak berujung. Salju di padang rumput belum mencair, dan hari itu mendung dengan hembusan angin utara yang menerbangkan salju dari tanah, yang menghantam keras wajah mereka, terasa menyengat. Wajah para prajurit sudah merah karena kedinginan, dan mereka begitu kaku sehingga kehilangan semua perasaan. Lan Qing adalah salah satu dari orang-orang tersebut. Meskip

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD