Bab Enam Puluh Dua: Kesulitan Kehendak Kaisar

1922 Words

Istana Kunning pada awalnya terang dan luas. Jendela berbingkai sayap jangkrik berwarna biru muda itu sangat tipis sehingga hampir transparan, memantulkan bayangan pepohonan yang bergoyang di luar istana. Ketika angin bertiup, jendela-jendela itu bergoyang dan meninggalkan jejak cahaya dan bayangan yang saling berjalin di lantai di dalam istana. Zhu Yuanzhang duduk tegak di belakang mejanya yang bermotif naga, dan di bawahnya berdiri seorang pria gagah berjubah bermotif qilin, tak lain adalah Lan Yu, Adipati Liang. Aula itu sunyi. Kaisar dan menterinya tampak terjebak dalam kebuntuan. Zhu Yuanzhang menatap Lan Yu dengan senyum tipis di bibirnya, matanya tenang dan acuh tak acuh. Lan Yu berdiri dengan kepala tertunduk, tetapi merasa seolah-olah ditusuk duri. Hari ini, ketika Lan Yu memas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD