Bab 24: Giok di Tengah Pasukan

1756 Words

Kehangatan Seorang Ayah Lan Yu menatapnya sejenak, memperhatikan memar di wajahnya dan ekspresi malunya, seolah-olah dia sedang menahan rasa sakit, dan merasakan sakit hati yang menusuk. Dia menghela napas, turun dari kudanya, dan perlahan berjalan ke sisi Lan Qing, mengerutkan kening tanpa daya sambil bertanya, "Apakah sakit?" Dua kata pendek ini seolah mengandung perhatian yang tak terbatas, dan Lan Qing merasakan kehangatan di dadanya. Dia baru saja melihat sosok heroik Lan Yu di atas kuda, dan kemudian melihat betapa penyayangnya dia padanya. Mengingat bahwa dia sekarang adalah putrinya, dia tiba-tiba dipenuhi dengan rasa bangga yang besar. Dia mengerutkan bibir dan berkata dengan tegas, "Tidak sakit!" Secercah kejutan, kekaguman, dan kelegaan terpancar di mata Lan Yu. Suaranya s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD