BAB 12. Terus Disalahkan

1463 Words

Bab 12. Terus Disalahkan Aku menatap pintu kamar tamu yang dihuni Adelia dengan gusar. Aku baru saja berniat menanyakan kabarnya ketika kulihat pintu itu tertutup kembali barusan. Padahal beberapa menit lalu kudengar ia tengah mengaduk sesuatu di dalam gelas. Tebakanku ia barusan membuat s**u hamil untuk dirinya sendiri. Seperti kebiasaannya yang aware terhadap gizi janin. Kuperhatikan, sejak dua hari yang lalu ada perubahan yang mencolok dari diri Adelia. Ia yang biasanya cukup dekat dan sedikit bersikap manja padaku, kini seolah membentang jarak. Tampaknya ia keluar dari kamar hanya saat situasi di luar kamar sedang sepi, dan buru buru kembali ke kamar hanya dalam beberapa menit kemudian. Apa yang terjadi dengan Delia? Apa ia menghindari diriku? Tapi apa masalahnya? Aku terus bertan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD