BAB 13. Seandainya Aku Tak Di Sini

1480 Words

Bab 13. Seandainya Aku Tak Di Sini "Mas ayoo ... katanya mau minta maaf." Aku menarik lengan lelaki itu agar bangkit dari tempat tidur. "Ah biarin aja kali, Sayang. Itu nggak urgen kan?" elak Mas Adit seolah ingin menghindari. Dari semua cerita yang aku dengar dari Mas Aditya selama aku dua hari tidak berada di rumah ini, tersinggung akan sikap dingin dan ketus Mas Adit adalah alasan dari kemarahan. Adelia. Menurut prediksiku tentunya. Kalau dipikir pikir, lumayan bikin kesel juga sikap yang ditunjukkan oleh Mas Adit pada Adelia, wajar jika perempuan muda itu sakit hati. Jika aku berada pada posisinya, aku mungkin akan merasakan sakit hati yang sama. Tetapi mungkin karena Adelia dalam kondisi tengah hamil dan juga usianya yang relatif sangat muda, membuatnya jadi lebih baper. "Mas, j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD