BAB 24. Maduku Melahirkan.

2037 Words

Tengah malam, Mama yang memang rajin mengecek keadaan Adelia, tiba tiba berteriak. Ia memanggil manggil nama Mas Aditya berulang kali. Aku yang belum tertidur, segera berlari ke pinggiran pagar pembatas dan bertanya kepada mama dengan cepat. "Ada apa, Ma?" tanyaku was was. "Cepat bangunkan Adit, sepertinya Adelia mau melahirkan. Ketubannya sudah pecah," ujar mertuaku panik sembari tangannya sibuk memasukkan memasukkan beberapa barang ke dalam ransel. Beberapa popok dan bedong tampak baru saja menyusul memenuhi ransel di tangannya. "Oh. Baik, Ma." Meski bingung karena perkiraan waktu melahirkan Adelia yang sempat aku dengar masih sepuluh hari lagi, tetapi aku segera kembali ke kamar untuk membangunkan suamiku. "Ada apa, Sa? Aku baru saja mau terlelap ini," keluhnya sambil mengucek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD