Bab 32. Penasaran

1695 Words

32. Penasaran ( pov dr. Sean) Rencana untuk beristirahat di hari off praktek, tampaknya harus aku tunda dahulu. Pagi sekali aku sudah bangun dan mandi, bersiap untuk mengantarkan mama belanja bulanan. Sejak papa berpulang 2 tahun lalu, praktis hanya kami berdua yang ada di rumah ini, sementara Shanaz--adikku, sedang menempuh magister ekonominya di Australia. Setelah papa 'tercampakkan' oleh madunya, lelaki bergelar ayah ayah itu akhirnya kembali ke pangkuan kami. Keluarga aslinya. Lama buatku dan Shanaz untuk menerima kehadiran Papa kembali. Tetapi kebesaran hati mama membuat perempuan itu selesai mengantarkan papa hingga menutup mata hingga akhir hayatnya. "Sudah siap, Mah?" sapaku pada perempuan yang aku cintai sepanjang hidupku itu. Ia tengah terpaku memandangi amplop uang belanja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD