31. Siapa Perempuan Itu? (pov dokter Sean) Aku merentangkan tangan, mengusir penat yang datang mendera. Hari ini jadwal ku lumayan padat. Sesi pagi yang dimulai pukul 9 pagi hingga pukul 12 siang. Kemudian setelah mengisi materi selama dua jam di sebuah sekolah keperawatan, malam harinya aku harus kembali ke rumah sakit ini untuk mengisi jadwal praktek malam hari. "Itu tadi pasien terakhir, Nit?" tanyaku pada perawat Anita yang malam ini bertugas membantu jadwal praktek malam ini. "Sebetulnya masih ada satu pasien lagi, ini sudah telat 5 menit dari jadwal. Atau ditinggal saja, Dok?" "Kita tunggu saja lima menit lagi, jika tidak ada konfirmasi ya kita selesai saja," putusku. Sambil menunggu lima menit, aku meraih ponselku. Sedari tadi terdengar beberapa kali panggilan sehingga ak

