"Iya, Mas, kamu memang pandai," pujiku. "Ya iya dong, Mira. Walaupun aku belum pernah melihat, eh menanyai ukuran bajumu. Tapi aku sudah tau, ukuran baju kamu itu nomer berapa?" sahutnya lagi. Mas Rendi sempat salah mengucap, entah apa yang mau dia ucapkan tadi, sehingga ia meralatnya. "Mas, kamu sudah memilih baju buat kamu?" tanyaku. "Aku inginnya kamu, yang memilihkan buat aku. Gantian dong, mau nggak?" tanya balik Mas Rendi. Aku pun mengiyakan, kemudian aku memilih pakaian dan celana buat Mas Rendi, yang senada dengan bajuku, yang tadi dipilihkan oleh Mas Rendi. "Mas, bagaimana dengan yang ini, kamu cocok nggak?" tanyaku. "Bagus, tapi sebentar aku coba dulu. Kali aja ukurannya tidak sesuai," ujarnya. Kemudian Mas Rendi pun menuju ruang ganti. Tidak berapa lama, ia keluar denga

