Part 10

1152 Words
Dari kejauhan, Kent memperhatikan Bianca yang kelihatannya sedang kesal. Ditambah lagi dia juga melihat Ardhan yang sedang berlaku sweet pada Dira. Kent tersenyum sekilas. Lalu mendatangi meja Bianca. "Bi?" Panggil Kent Semua yang ada di sana termasuk Ardhan melihat Kent. "Eh- Kent?" "Ntar malam jalan yuk!" Ajak Kent Mata Ardhan langsung melotot. Bianca terkejut. "Hehee.. Lo bercanda kan?" Tanya Bianca "Gue serius" jawab Kent Bianca melirik ke arah Ardhan yang nampaknya juga sama terkejut. Pasalnya, selama ini belum ada rumor yang menyatakan Kent mengajak jalan seorang cewek. "Mau gak?" Tanya Kent "Eh- iya. Gue mau" jawab Bianca "Oke. Kalau gitu sampai ketemu nanti malam" pamit Kent Bianca mengangguk. "Ciee diajak jalan Kent. Seorang Bianca diajak jalan" goda Sella Bianca hanya tersenyum malu. "Lo kok kayak kaget gitu sih, Ar?" Tanya Dimas "Gak. Gue biasa aja" jawab Ardhan Dira yang melihat ekspresi Ardhan langsung berdiri. "Lo mau ke mana?" Tanya Ardhan "Kelas" jawab Dira sambil melangkahkan kakinya. Namun terhenti oleh karena ucapan Ardhan. "Nanti malam jalan yuk!" Ajak Ardhan Semuanya kembali terkejut termasuk Bianca. Dira menyerngitkan dahinya. Lalu Ia tersenyum tipis. "Oke" jawab Dira "Biar gue antar lo ke kelas ya?" Tanya Ardhan Dira mengangguk. Bianca melihat kepergian Ardhan dan Dira dengan hati hancur. 'Seandainya lo yang mengatakan hal itu ke gue,Ar' batin Bianca ***** Kent berjalan menuju kelasnya. Dari belakang, terdengar suara seseorang yang tengah memanggilnya. Kent memberhentikan langkahnya saat menyadari siapa yang memanggilnya. Bianca. "Kent?" Panggil Bianca "Kenapa?" Tanya Kent "Ucapan lo tadi serius?" Tanya Bianca "Lo kok tiba di sini?" Tanya Kent "Gak usah alihin pembicaraan. Jawab gue!" Ucap Bianca "Iya. Gue serius." Jawab Kent "Lo tahu gak sih? Setelah lo balik tadi, Ardhan malah ajak Dira jalan juga" ujar Bianca "Seriusan?" Tanya Kent Bianca mengangguk. "Sebenarnya rencana lo apa sih? Katanya mau bantu gue" ujar Bianca "Tadi sih niatnya mau bikin hati Ardhan panas aja. Eh rupanya dia malah lakuin hal yang sama" ucap Kent "Ih lo gimana sih? Padahal gue tadi berharap banget Ardhan yang ucapin itu ke gue. Bukannya lo!" Ucap Bianca kesal "Eh-" ucap Bianca saat menyadari ucapannya yang baru saja seperti menyinggung Kent Kent tersenyum tipis. "Kalau lo gak mau jalan sama gue bilang aja" ujar Kent sambil pergi meninggalkan Bianca "Aduh. Mati gue! Tersinggung nih dia" ucal Bianca ***** “Beneran jadi kan nanti malam?” tanya Dira “Kalau lo gak bisa, gue gak apa-apa kok” jawab Ardhan Dira menghembus nafas kasar. “Gue nanya kayak gitu karena gue bisa, Ar” ujar Dira “Oh gitu ya” ucap Ardhan “Tapi kalau emang menurut lo lebih baik gak usah jadi, yaudah gue gak apa-apa kok” ujar Dira “Eh beneran?” tanya Ardhan “Oh jadi beneran gak jadi?” tanya Dira balik dengan tatapan tajam “Eh jadi kok, siapa yang bilang gak jadi?” tanya Ardhan “Ya lo ngomongnya gitu” jawab Dira “Jadi kok” ujar Ardhan “Yaudah kalau gitu, gue pulang duluan ya” pamit Dira Ardhan mengangguk. Lalu Dira pergi dari hadapan Ardhan. ‘Gak apa-apa katanya? Matanya aja tatap gue tajam gitu tanda harus jadi’ batin Ardhan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya lalu tersenyum tipis **** Tiba di rumah Bianca segera mengecek ponselnya. Setelah kejadian waktu istirahat, Kent tidak pernah terlihat oleh Bianca. BiancaKeceehh : Kent??? BiancaKeceehh : Holaa!! Kent!!! Kentut k*****t : Apa? BiancaKeceehh : Lo marah ya sama gue? Kentut k*****t : Enggak. B aja. BiancaKeceehh : Jangan marah dong. Ntar jeleknya ilang Kentut k*****t : Gak lucu BiancaKeceehh : Gue serius Read. BiancaKeceehh : Keent??? Kentut k*****t : Apa?? BiancaKeceehh : Nanti malam jadikan? Kentut k*****t : Masih mau lo? BiancaKeceehh : Gue bercanda tadi. Jadi ya? Tepati janji dong Kent! Kentut k*****t : Iya iya BiancaKeceehh : Ihh sikentut k*****t baek bener. Yaudah. Dadaaahh.. Sampai jumpaa... Read. "Ih diread doank" ujar Bianca "Tapi gak apa-apa deh. Yang penting dia gak marah." Sambung Bianca Sementara dirumah, Kent membaca pesan terakhir yang Bianca kirim tadi sambil tersenyum. "Cerewet banget" ujar Kent dengan senyum yang semakin mengembang * Pukul 17.00 WIB Bianca sibuk di kamar dengan urusan baju. Ia bingung harus mengenakan pakaian apa. Setelah berpikir panjang, akhirnya dia merasa mantap untuk mengenakan sebuah kemeja dengan lengan panjang dan celana panjang. 'Ini ajalah. Ribet banget kayak mau kencan aja' batin Bianca Ia segera mandi dan bersiap siap untuk pergi bersama Kent. Setelah selesai, dia keluar dari kamar mandi dengan mengenakan kemeja dan celana yang Ia pilih tadi dan menemukan Vero di atas kasurnya sambil memegang HP dan tersenyum senyum sendiri. "Sejak kapan lo di sini?" Tanya Caca "Sejaaak... tadi" jawab Vero "Lo gila ya? Senyum-senyum sendiri sambil main HP" tanya Bianca "Gue lagi chat sama Larva" jawab Vero "Larva?" Tanya Vero "Adek Ardhan" jawab Vero "Itu Lifa,b**o" ujar Bianca "Sama aja. By the way lo mau ke mana?" Tanya Vero "Jalan sama Kent" jawab Bianca "Oh. Hati-hati ya." Ujar Vero "Iya-iya" Bianca pergi meninggalkan Vero. ****** Pukul 18.00 WIB Ardhan sudah bersiap-siap untuk menepati janjinya pergi jalan dengan Dira. Dia berbaring di tempat tidur sambil menunggu waktu berjalan. Dia mengambil Hp nya dan ternyata ada sebuah notif w******p dari grup. Kolor Ardhan ArdhanGG: Nama grupnya kok itu njirr! Siapa yang ganti??!! BossVero : Gue. Wkwkwkwkk ArdhanGG: Ganti gak! BossVero : Gak mau ah ArdhanGG: Ganti Vero!! Cepetan! BossVero : Ganti sendiri. Lo kan juga admin b**o. ArdhanGG: Lo yang ganti. Lo yang harus ubah balik. Cepetan! BossVero : Yaudah iya DIMAS HOMO ArdhanGG: Nah gitu dong BossVero : Hmmm Dimas : Kok itu nama grupnya? Ganti Vero! BossVero : Kita semua admin di sini. Kenapa gue terus yang disuruh ganti? Dimas : Kan lo yang ubah namanya. Lo juga yang harus ubah balik. Cepetan! BossVero : Yaudah iya GRUP KEYCHEEE SEKALEE Dimas : Lo jadi jalan sama Dira,Ar? ArdhanGG: Jadi Dimas : Oh IkiRizki : Sepi banget nih gru! Ada cerita yang menarik gak? BossVero : Ada Dimas : Cerita apaan? BossVero : Cerita horor nih ArdhanGG: Cerita cepetan! Gue penasaran. BossVero : Gue tadi kan minum, terus gue ambil air minum. Lalu airnya gue minum. Setelah gue minum, gue lihat air minumnya. Gue kasihan sama air minumnya karena gue minum. Selesai. Dimas : Lu cerita apaan nying? Gue gak ngerti IkiRizki : Ceritanya bagus yaah Dimas : Bagus dari mananya Ki? IkiRizki : Bagus banget soalnya menarik perhatian otak gue yang sampai sekarang gak ngerti maksudnya:) Dimas : Good ArdhanGG: Letak horornya di mana? BossVero : Itu cerita horor ArdhanGG: Horor dari mananya b**o? BossVero : Seram aja gitu. Waktu gue selesai minum, air minumnya hilang secara tiba-tiba ArdhanGG: Itu karna lu telan airnya makanya hilang Dimas : s***p nih anak BossVero : Seramlah. Pas udah gue telan airnya malah hilang. Jadi takut gue. IkiRizki : Bunuh Vero yuk, Guys Dimas : Otw bunuh Vero ArdhanGG: Setelah lu, gue Dim BossVero : Otw ilangin diri IkiRizki : Gak usah balik lagi ya. Ilang aja selamanya Dimas : Iya. Gue ikhlas
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD