Liza

247 Words
sungguh kesal di buat wanita bernama Liza itu , kakak kelas mampu membuat pandangan pertama ku meliriknya . tak dapat ku pungkiri kak Liza memang sangat cantik , bahkan 1 sekolah pun tak ada yang secantik kak Liza . adam nama peria itu . " kak Liza boleh minta no handphone kak Liza " deg seperti ada yang menyumbat pernapasanku sesak . saat aku mendengar adam meminta no kak Liza . apa hak ku marah dia mendekati wanita , toh aku bukan siapa - siapa nya temen bukan pacar bukan . tak dapat di pungkiri hati ini sakit , sungguh pandangan pertama rasa tumbuh begitu saja tersayat begitu saja juga . dalam waktu yang bersamaan . aku pulang dengan gusar , hari sangat membosankan . entah apa lelaki bernama Adam itu selalu melintas di pikiran ku senyumnya . sangat menggemaskan . mungkin kah aku jatuh cinta pandangan pertama . " Ra makan dulu yu " ibu membuyarkan lamunan ku . " sebentar Bu , Mira ganti baju dulu " jawab ku pelan . beranjak mengambil baju ganti . tak mau yang lain menunggu ku terlalu lama . satu Minggu berlalu . selama satu Minggu aku hanya bisa memandangnya dari jauh . kami beda kelas . dia lebih suka mengambil jurusan IPS . sedangkan aku lebih suka IPA . aku selalu datang pagi hanya demi memandangnya di balik kaca kelas . biar tak ada orang yang bisa melihat ku memandangnya . memandangnya sebuah kebahagiaan baru untuk ku .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD