pandangan pertama

388 Words
ku lanjutkan berjalan menelusuri lorong kelas , aku menemukan kelas baru ku berada paling ujung , " huuuhh , lelah " ucap ku pelan melihat kelas masih sepi tak ada orang satu pun entah kemana mereka semua . ku taruh tas di kursi paling pojok , aku suka menyendiri . tak lama satu persatu masuk kedalam kelas lumayan rame. dengan berbagai macam peri laku . ada yang suka becanda , ada yang suka jahil , nggak bisa diem . hanya aku saja yang pendiam tak ada kata keluar dari mulut ku sejak masuk ke kelas ini . bahkan rani pun belum kembali dari kantin membuat ku ambigu dengan semua orang ada di dalam kelas ini . seraya menghilangkan ambigu ku , aku lebih memilih membaca novel selalu aku bwa kemana saja . hanya itu temen menurutku damai . " ran " lirih ku pelan melihat Rani masuk ke kelas , tetapi dua temannya seperti tak suka Rani berteman dengan ku , aku memutuskan tak menganggu nya . benar - benar sulit bagi ku memulai awal baru , mencari teman sangat lah sulit menurutku , lidah serasa kaku saat ingin bercengkrama dengan yang lain. ya mungkin karna ini awal . " apakah saya terlambat " suara seorang peria membuyarkan ku asik membaca novel . suara nya yang khas beda dengan yang lain , menurutku sangat lah merdu . saat ku liat wajahnya , degg jantung ku 2 kali lipat lebih kencang dari biasanya nya . wajahnya tak lah terlalu tampan tetapi sempurna . dengan badan tinggi berisi . huuhh mampu membuat hati ku cenat cenut . tetapi itu tak mengalahkan perisnsip ku , aku tetap pada pendirian ku sekolah karna ingin belajar bukan karna hal yang lain . ku alihkan pandangan ku pada wajah nya aku tak tau nama nya . tetapi tak bisa ku pungkiri itu memang lelaki yang aku idamkan untuk suami ku nanti . apakah aku salah mencintainya dalam diam . tetapi aku cukup sadar diri , dia tak mungkin menyukaiku gadis kucel kurus . seperti nya aku bukan tipe nya . ******** di sisi lain ada seorang wanita terus memandangnya bahkan mengajak berkenalan . " andai aku seberani dia " gumam ku . nampak dia juga tak suka bicara ataupun keramayan. iya duduk paling pojok sejajar dengan kursi ku tetapi terhalang 4 buah kursi .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD