41/END

1810 Words

Axel terus melancarkan serangan yang meski terlihat sia-sia, namun ternyata berhasil melukai Belial. Bahkan Axel sama sekali tidak terlihat lelah sejauh ini. Malaikat mud aitu bahkan tidak mengeluarkan sayapnya sama sekali. Satu-satunya senjata dimilikinya hanyalah valdriss. Tidak ada emosi apapun di wajah malaikat muda itu selain sesekali terlihat kesal. Tapi semua itu sepadan dengan kemarahan Belial yang semakin lama semakin terasa. Axel berhasil memancing kemarahan The Fallen itu. Kemarahan hanya akan membuat serangannya semakin tidak focus. Axel menghela napas panjang ketika menghindar dari serangan Belial, “Aku pikir kau bisa lebih baik dari ini, Belial. Atau jangan-jangan… Kau hanya lebih baik dari makhluk fana? Tapi tidak lebih baik dari aku pastinya.” “Jangan sombong, Anak Muda.”

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD