“Dimana ini?” Tanya Axel saat dia menyadari bahwa dirinya sudah tidak berada di Dragoste Hall, melainkan di sebuah ruangan yang begitu luas, dengan dua tangga melengkung dengan susuran besi berwarna hitam di hadapannya dan kubah besar di atas kepalanya, dimana tergantung kandelir Kristal. “Palacio de la eternidad. Curiaku.” Gumam Lucifer pelan, “Dragoste Hall terlalu murni bahkan setelah aku mengambil keabadianmu, kau tidak akan bisa memasuki curia Belial. Esensi cerubhim di tempat itu cukup kuat untuk tetap meninggalkan jejak kekuatan di tubuhmu.” Meski ada banyak hal yang ingin ditanyakan oleh Axel tentang tempat yang menjadi curia Lucifer ini, misalnya dimana sebenarnya keberadaan curia Lucifer ini, tapi hanya satu hal yang keluar dari mulutnya. “Lalu apa yang harus aku lakukan sekara

