30

3018 Words

Axel sudah menggenggam Valdriss di tangan kanannya saat Adramelech menunjukkan wujudnya di hadapan mereka berdua. Seringai senang yang menakutkan muncul di wajah sang iblis saat mendapati dua buruannya seolah dihidangkan di hadapannya seperti saat ini. Melihat senjata di tangan Axel semakin membuat Adramelech senang karena dia akan mendapat perlawanan sebelum membawa persembahan untuk Belial tersebut. Tidak sia-sia dia menahan diri selama ini untuk memburu salah satu dari dua sanguine mixta di hadapannya. Save the best for the last. “Mainan yang bagus, kid.”ucap suara kasar milik Adramelech sambil melirik Valdriss di tangan Axel. Axel mengumpat tajam saat menyadari perbedaan kekuatan antara dirinya dan iblis yang ada dihadapannya saat ini. Dia memang malaikat, tapi kekuatannya baru dite

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD