*************** Sementara itu, di rumah sakit, Chell, Mahaka, dan Renaya telah memasuki ruang rawat Andy. Pemandangan Andy yang terbaring, pucat tetapi tersenyum tipis saat melihat Chell, menghantam hati Renaya dengan rasa sakit yang tumpul. Clay dan Jasmine, keluarga Zan Lendra, menyambut mereka dengan sopan dan menjaga jarak yang terhormat. "Andy, Nak. Bagaimana perasaanmu?" tanya Renaya, suaranya dipenuhi ketulusan. "Jauh lebih baik, Tante Renaya. Terima kasih sudah datang," jawab Andy, berusaha bangkit sedikit. Mahaka maju, melangkah ke sisi ranjang. Pada saat ini, Mahaka tidak memperhatikan Jasmine; seluruh fokusnya terarah pada Andy. Di mata Mahaka, rusuk yang terbalut perban tebal itu tiba-tiba terasa seperti lukanya sendiri. Perasaan itu datang secara tiba-tiba, sebuah gelomb

