14

1271 Words

Hari itu Cessa memutuskan untuk kembali ke apartmentnya dan istirahat seharian penuh. Tubuhnya mulai terasa tidak enak, dan ia juga merasa tidak enak dengan Andi yang terpaksa harus menjadi temannya mengobrol sepanjang malam. Pernah sekali Kenzo datang ke kantornya, menemani Cessa semalaman penuh mengerjakan semua pekerjaan tanpa berbicara kecuali memang Cessa mengajaknya bicara. Baru saja Cessa menutup pintu unit apartment nya, pintunya sudah kembali diketuk dari luar. Awalnya ia khawatir, yang berada dibelakang pintu itu adalah Ken, atau Hujan. Namun apabila orang yang ada dibelakang pintu itu bukan Ken dan Hujan, maka ia akan merasa sangat tidak enak karena membuat orang itu menunggu diluar. Dengan seluruh keberaniannya, Cessa kembali melangkah ke arah pintu dan membukanya. “Mba Cessa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD