Cessa sudah berada di rumah Benji sejak pagi. Rencananya untuk mengejutkan Benji dan Nina gagal karena ternyata Nayla sudah memberitahu Benji lebih dulu. Namun itu bukan masalah bagi Cessa, yang penting ia bisa merasakan pelukan Benji yang selalu bisa menenangkan pikirannya itu. “Nggak kerja?” tanya Benji. “Nggak, aku masih mau membersihkan pikiranku sebelum kembali bekerja.” Kata Cessa yang masih tiduran diatas sofa dihadapan Benji. “Sudah, maafkan saja ketiga temanmu itu.” Perkataan Benji sukses membuat Cessa berhenti memainkan permainan yang ada di ponselnya. Cessa membeku, bagaimana Benji bisa tahu masalah ini? Apa Nayla memberitahunya? Atau malah Ken, Kenzo, dan Hujan yang berbicara langsung dengan Benji? Semua pertanyaan itu terus mengelilingi kepala Cessa. Benji tidak mungkin me

