12

1430 Words

Kenzo rela dirinya berkeringat didalam mobil hanya agar Cessa tidak kedinginan. Tubuh Cessa sudah terasa sangat dingin, Kenzo pun memberikan jaket yang ia pakai agar Cessa bisa merasa sedikit hangat. Cessa hanya bicara hal yang penting baginya, sisanya ia hanya terdiam sambil memejamkan matanya. Seakan-akan ia ingin kabur untuk sementara dari dunianya. “Basahi dulu kepalanya biar nggak pusing, kemudian ganti bajunya, ya. biar gue buatin teh atau cokelat panas, atau apapun yang ada di dapur lo.” Kata Kenzo sesaat setelah mereka berada di apartment Cessa. Saat Cessa sudah masuk ke dalam toilet, Kenzo bergerak ke arah dapur milik Cessa. Ia memasak air terlebih dahulu sebelum membuatkan Cessa secangkir teh. Tidak lama kemudian, Cessa keluar dari kamarnya bersamaan dengan secangkir teh yang s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD