Hal pertama yang Ghidan lakukan bukan pulang ke rumahnya, apalagi ke apartement untuk menghindari mamanya. Ghidan pergi ke apartment dimana Nindhy berada. Laki-laki itu sudah membulatkan tekadnya untuk menghilangkan alasan-alasan Andin tidak mau kembali pulang ke rumah. Tadi dia beralasan karena Nindhy masih tinggal dia apartment miliknya, kalau begitu Ghidan tidak akan ragu untuk meminta wanita itu pergi. Ghidan datang tanpa memberi kabar, laki-laki itu langsung menaiki lift yang membawanya ke lantai tempat tinggal Nindhy. Pintu langsung di buka pada bel pertama. Wajah terkejut Nindhy menjadi ucapan selamat datang Ghidan. Wanita itu terlihat cantik, seperti biasa. Dalam balutan pakaian tidur tipis menutupi tubuhnya. “Mas Ghidan?” Nindhy serta merta memeluk tubuh Ghidan, namun dengan s

