BAB 72

1094 Words

Malam di rumah sakit, sunyi dan sepi. Beberapa sudut bangunan yang terlihat mewah tetapi tetap menyelipkan rasa sedih dan duka. Rumah sakit adalah tempat berpisah tetapi juga menjadi tempat pertemuan awal. Tempat seseorang merasa kehilangan, tetapi di sisi lain juga menjadi tempat seseorang mendapatkan teman baru dalam hidupnya. Kematian dan kelahiran, berjalan berdampingan. Dinginnya malam ini semakin menyusup menusuk ke sendi tubuh Andin. Hari ini tepat dua minggu Ghidan di rawat di ruang intensif. Berulang kali Mama Anggun meminta Andin untuk pulang dan istirahat di rumah, tetapi Andin menolak, dia ingin menemani Ghidan. Bahkan Mama Anggun menyewa satu unit ruang rawat inap suite untuk beristrahat penunggu. Sesekali Mama Anggun atau Andin di perbolehkan menjenguk ke dalam, tetapi hanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD