Andin menelungkupkan tubuhnya di sofa saat badannya terasa pegal dimana-mana. Usia kandungannya sudah menginjak hampir 9 bulan, sebentar lagi anak yang di prediksi laki-laki akan lahir ke dunia bertemu dengan dirinya. Andin tinggal di rumah Ghidan, Mama Anggun melarang Andin untuk tinggal di rumah sakit karena kehamilannya yang semakin besar. Tetapi beberapa kali Andin tetap datang untuk menjenguk Ghidan, bertemu dengan suaminya yang sudah lama tak sadarkan diri. “Non, diminta Bu Anggun ke rumah sakit.” Pak Rahmad yang biasanya tidak ke rumah jika malam menjelang, tiba-tiba masuk ke dalam rumah. “Mama bisa telfon aku sendiri seharusnya,” jawab Andin. “Bu Anggun tadi telfon saya, meminta saya antar Non Andin ke rumah sakit.” Andin mendudukkan tubuhnya, mencerna kalimat Pak Rahmad. Lalu
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


