Alun-Alun

2059 Words

Kendaraan berlalu lalang di jalan raya Sidoarjo yang cukup padat di hari libur ini. Gemerlap lampu jalan dan kerlap-kerlip lampu dari kios pedagang membuat pemandangan di pusat kota itu semakin meriah. Entah ini sudah berapa lama Jevano tidak keluar malam untuk sekedar melihat dunia sekitar daerahnya tinggal. Bahkan dia juga lupa kapan terakhir kali dia melihat monumen Jayandaru di alun-alun kota Sidoarjo ini. Lampu merah arah Surabaya membuat kendaraan pengguna jalan berhenti. Termasuk kendaraan yang sedang digunakan oleh Jevano ini. Persimpangan yang ada di depan sangat lebar. Seperti membuka luas arah pandang mereka. "Jalan di sana, yok," ajaknya yang langsung mendapatkan tolehan dari teman-temannya yang lain. Tangannya membeku, menyisakan telunjuk yang masih mengarah ke alun-alun kot

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD