Jadi Anak Orang Kaya

2134 Words

Jevano menggerutu saat mobil Haikal berhenti tepat di depannya. Dia membuka pintu dan masuk serta merebahkan punggungnya dengan kasar ke kursi penumpang belakang, bersebelahan dengan anak Pak Jo itu. "Lo lama banget, sih. Sampai kering gue tunggu." Haikal yang merasa sudah memenuhi keinginan Jevano dengan tepat pun memandang temannya dengan tatapan protes. "Masih untung, ya, lo gue jemput. Masih mending gue tadi enggak pakai berendam dulu. Udah dijemput, masih aja ngomel. Gue turunin lagi lo." Jevano hanya berdecak. Dia tidak membalas perkataan Haikal lagi. Sedang tidak mood dia. "Lagian, ngapain lo berangkat sendiri? Sopir lo mana?" Jevano diam. Dia menoleh ke arah lain. "Jangan bilang lo belum punya sopir. Astaga, Jevano ... minta ke orang tua lo, kek. Banyak orang yang perlu diban

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD