Drama Pagi

1457 Words

Pagi kali ini berbeda dari pagi-pagi sebelumnya, gadis berbaju putih polos itu menguap sambil mengucak matanya. Ia berjalan menuju gorden kamar yang masih tertutup, ia segera membuka gorden burwarna silver itu kemudian menyepol rambutnya dengan asal. Gadis itu menguap sekali lagi, dengan refleks ia mengulatkan tangannya dengan seleluasa mungkin. Gadis itu berjalan lagi menuju kasur, dengan mata yang sebenarnya masih berat, ia menguncangkan tubuh seseorang yang semalam tidur seranjang dengannya. "Lia, bangun." ujarnya masih dengan nada malas. Bukannya bangun, gadis yang masih tertidur itu malah menarik selimutnya lagi keseluruh tubuhnya. Iluvia memutar bola matanya malas lalu duduk lagi dikasur. "Lia, dirumah orang gak boleh mageran." Iluvia menarik selimut Lia lalu mengguncangkan tubuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD