Malam Yang Langka

1691 Words

Setelah drama kecil pagi tadi, para remaja Indonesia itu memutuskan untuk jalan-jalan ke beberapa tempat yang ada di Amsterdam, dengan Raka sebagai pemandu. Kini mereka berada di Vondel Park, taman kota terluas di Amsterdam yang terletak di pusat kota Amsterdam. Tempatnya sangat bagus, membuat mereka betah berada disana. Setelah berfoto-foto, Raka dan Dirga beranjak pergi untuk membeli sedikit makanan dan minuman untuk cemilan mereka. "Gue sama Billy mau kesana dulu ya." ujar Lia menunjuk kearah rerumputan hijau. Setelah Lia dan Billy berlalu, tinggallah Arkan, Iluvia, dan Sabrina. Sabrina yang nampak memulai pembicaraan itu nampak mendekatkan tubuhnya pada Arkan. "Dingin ya disini, gue jadi rindu Amrik." Arkan spontan menjauh, tanpa berniat merespon ucapan Sabrina barusan. Iluvia me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD