“Ngapa muka Lo begitu, Nyet? Asem bener kek keteknya Si Jupri Kang Gorengan depan kantor,” celetuk Bianca. Dilihatnya wajah Aika yang tertekuk berlipat-lipat hari ini. Padahal biasanya, Aika ‘kan suka ngobral senyum, ceria, dan pokoknya murah banget deh. Tapi hari ini, Bianca merasa ada yang beda sama Si Gesrek ini? “Gak papa, kok.” Aika menjawab singkat mengeluarkan jurus andalan cewek kalau lagi ngambek. Berbeda dengan jawabannya, wajah Aika malah menampilkan sebaliknya. Seperti sedang memikul banyak beban. Jadi, mana bisa Bianca percaya begitu saja. Bianca kok dikibulin? Mana kena! Lagipula memang orang kayak Aika punya beban apa, sih? Wong sugih kayak Aika mah gak mungkin punya beban, lah. Orang hidupnya sejahtera selalu, kok. Buktinya, kemaren dia bisa nraktir satu divisi beg

