“Mbak Dety?” “Iya, Mbak Dety, atasan kita,” jawab Bianca di sela-sela kegiatan mengunyah. Aika sampai mengernyit melihat tingkah wanita yang tidak tahu malu itu. Nggak ada jaim-jaimnya di depan pria yang disukai dan keluarganya. Benarkah Aika bersahabat dengan wanita seperti ini? “Lo nggak makan? Diet? Sayang banget, makanan sebanyak ini sampai nggak dihabisin,” lanjut Bianca setelah meraih seekor ikan bakar madu. Bahkan dia nambah tanpa rasa canggung sedikit pun. Tuhan, sebenarnya bagaimana persahabatan mereka selama ini? “Makan saja yang banyak. Perbaikan gizi, ‘kan? Tapi ngomong-ngomong, saya nggak ingat pernah kuliah ataupun kerja. Jadi, gimana caranya saya bisa menyelesaikan pekerjaan kalau masuk sekarang?” Bianca menelan makanannya terleboh dahulu, dan menenggak minumannya hin

