Mas Bos 75

1303 Words

“Abang angkat?” tanya Bianca dengan nada tinggi, dan mata membulat sempurna. Tak berapa lama setelahnya, wanita itu tertawa so hard. Aika berjengit kaget. Lalu semakin menempel pada Papa Heru. Wanita ini kumat, pasti! “Pah, Sepertinya Aika harus berpikir ulang lagi deh soal ngantor. Soalnya, wanita itu gila! Aika takut, ah,” bisik Aika pada Papa Heru, yang ternyata masih bisa didengar Bianca. Sontak saja, tawa gadis itu pun hilang. Berganti dengan tatapan galak pada Aika. “Lu kali yang gila!” balas Bianca dengan sengit. Semua orang sampai terkesiap mendengar balasan Bianca. Wajah wanita itu benar-benar merah padam dengan mata melotot. “Kok, jadi Kamu yang ngatain saya?” tunjuk Aika dengan wajah tak kalah merah. “Lah, iya, Lu gila. Masa’ orang seperti Pak Kairo cuma dianggap kakak a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD