Mas Bos 76

1118 Words

Mata Kairo hampir memejam, ketika mendengar dering panggilan yang tak juga berhenti. Tangannya meraih HP yang ada di nakas dengan malas. Namun kantuk pun lenyap saat membaca nama Aaron, tertera di sana. Buru-buru diangkatnya panggilan itu, dengan perasaan was-was luar biasa. “Halo, Ron. Kenapa dengan Aika? Apa dia pingsan lagi?” Kairo sudah membayangkan berbagai hal buruk terjadi pada istrinya, dan merasa panik tanpa sebab yang jelas. Sepertinya, dia mulai terpengaruh sikap lebai Aika. “Slow, Bro!” sahutan Aaron tak bisa membuat Kairo langsung tenang. “Aika baik-baik aja. Dia cuma minta lo jemput besok pagi. Mau ngantor katanya. Titip Aika ya?” pesan Aaron. Kairo mengerjap beberapa kali. Sebelum berdiri cepat, dengan senyum yang sudah mengembang sempurna di wajahnya. Aika mau ngantor

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD