Episode 22

662 Words

  Zara telah pindah ke rumah milik Alfa, Alfa telah menyiapkan kamar istimewa untuk Zara. Entah kenapa Alfa ingin membuat Zara bahagia dan memanjakannya, Zara tidak pernah mendapatkan semua ini sejak kecil, jadi ia ingin sekarang memanjakan Zara.           “Apa kamar ini tidak terlalu berlebihan untukku, Kak?” tanya Zara saat memasuki kamarnya yang begitu luas.           “Tidak, aku ingin kamu merasa sangat nyaman di sini,” seru Alfa dengan senyumannya. “Kamu menyukainya, bukan?”           “Bagaimana mungkin aku tidak menyukainya, terima kasih, Kak.” Zara tersenyum di balik cadarnya dan Alfa tau Zara tersenyum, karena matanya terlihat cantik berbentuk bulan sabit.           “Baiklah, kamu istirahat saja dulu. Kakak akan membuatkan makan siang untuk kita.” Alfa berlalu pergi meninggalka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD