Episode 22

1068 Words

Raisha termenung di dekat kolam renang outdoor. Ia melipat kedua tangannya di d**a dengan pikirannya yang melalang buana ke kejadian dimana keluarga suaminya datang. Ia kembali terngiang kata-kata yang di ucapkan oleh Ibu mertuanya. Makanya berhenti bekerja. Kamu sudah membuat Revan kecewa dengan keguguran ini! Kamu ini sebagai seorang istri benar-benar tidak berguna yah! Harusnya kamu berhenti bekerja dan focus saja mengurus suamimu dan kandunganmu! Raisha menghela nafasnya seraya mengusap kedua lengannya karena cuaca yang dingin. “Kenapa diam di luar, hm?” seruan itu membuatnya menoleh ke sumber suara. Revan datang menghampirinya seraya menyelimutkan selimut kecil ke pundaknya. “Di luar dingin.” “Terima kasih,” seru Raisha. “Apa yang sedang kamu pikirkan?” tanya Revan. “Tidak ada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD