Tak ada orang yang pernah mencintai siapa pun dengan cara yang diinginkan setiap orang. *** "Apa..apaan dia itu!!! Dia pikir siapa dia!!" Sreek...srekkk.. Bianca menghapus ingusnya dengan tissue dan membuangnya sembarangan dilantai kamarnya. "Aku cinta kamu Bie, aku sayang kamu Bie. Dan bla..bla.." gerutu Bianca menirukan setiap kata Arwanda dulu kepadanya. Ia kesal bahkan sangat marah ketika melihat Arwanda yang langsung menyerah tanpa mau memperjuangkan dirinya dan kedua anaknya. Hei!!!! Terserah apa kata kalian menyangkut kelabilan Bianca. Namun dia juga wanita yang ingin diperjuangkan oleh prianya, terlebih mereka telah memiliki dua malaikat kecil. 'Aku terlambat ya Bie? Aku sudah tidak memiliki kesempatan lagi?' 'Semoga kau bahagia...' "Huuhh cemen sekali dia. Punya k

