22

1010 Words

Fattah berlari cukup kencang memecah kerumunan orang-orang berlalu lalang. Di sebuah pusat perbelanjaan, sepintas ia melihat presensi Syakira. Dari sudut mata yang tajam, ia yakin perempuan berhijab hitam dengan gamis longgar berwarna coklat itu adalah istrinya, ralat. Mantan istrinya. Segera meninggalkan troli yang sedari tadi di dorong, kedua tungkai kakinya melesat cepat mengejar sosok yang kini telah tenggelam di antara ratusan manusia. Secepat itu Syakira menghilang? Kesempatan emas ini tak boleh ia sia-sia begitu saja, tak boleh diabaikan meski akan terasa sulit menemukan sosok yang telah hilang di pandang mata. Tubuhnya berputar ke sana sini, meliarkan pandangan berharap berhasil menemukan sosok yang dicari. Ia sempat mengerang frustasi karena tak mampu menemukan sosok perempua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD