bc

The Flower for Love

book_age12+
0
FOLLOW
1K
READ
family
HE
heir/heiress
blue collar
kicking
mystery
loser
childhood crush
like
intro-logo
Blurb

Renata gadis manis dengan dua lesung pipi, memiliki manik mata yang indah. Setiap hari Renata menjual bunga segar di Toko Bunga Bu Sari.

Renata tinggal berdua dengan tantenya bernama Delmia.

Aughh...ucap Renata memekik kesakitan ketika tidak sengaja menjatuhkan vas bunga berisi mawar. "apa kau baik-baik saja?" tanya pria tampan dengan balutan jas putih. "Iya, aku baik-baik saja, maaf membuat anda kaget" ucap Renata dengan mata penuh ketulusan.

Awal pertemuan mereka membuat Jefry terpanah akan paras gadis itu. Hampir tiap hari dia akan singgah Ke Toko Florist Rose.

...

Siapakah sosok lelaki itu, akankah kisah mereka berakhir bahagia ataukah tidak?

Mimin Tidak Tahu, yang jelas akan banyak hal menarik yang akan terjadi??

JANGAN LUPA FOLLOW YAH........

Sampai ketemu di Chapter 1

chap-preview
Free preview
Mawar (Manis Menawan Renata)
Mawar tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar terdiri dari 100 spesies lebih, kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Ungkap Renata sambil menunjuk beberapa jenis bunga Mawar di sampingnya. Sepertinya kamu banyak tahu tentang bunga ini yah? "tanya pembeli berbaju biru" Renata: Saya hanya menjalankan tugas saya sebagai penjual bunga, seharusnya hal lumrah tentang bunga harus di ketahui. Kalau begitu aku pesan mawarnya. menurut anda yang cocok untuk sahabat apa yah? tanyanya kembali Renata: kalau begitu ambil mawar yang kuning. Mawar kuning melambangkan persahabatan dan kebahagiaan. Mawar kuning biasa digunakan untuk menyampaikan penghargaan dan cinta kepada sahabat. wowwwwwwwww.......... tepuk tangan seorang pria tampan yang baru saja masuk ke toko itu. Renata: Ada yang bisa saya bantu? oh aku mau mawar kuning juga, kalau boleh 50 tangkai. "ungkap lelaki tampan itu" Baik pak, nanti saya akan membungkusnya setelah pembeli pertama saya."Kata Renata dengan senyum manisnya" .......... Renata: Pak ini bunganya Terima kasih cantik. "ucapnya dengan kedipan mata" Dasar genit "batin Renata" Namaku Jefry, kalau namamu? (tanyanya) Renata bisa juga dipanggil Rena "dengan senyum dipaksakan keluar dari mulut Renata". Nama yang membuatku terlena sesuai dengan namamu "sambungnya dengan mata berbinar terus dilayangkan ke Renata".Gawat kalau lama-lama dengan orang ini, pekerjaanku bisa terganggu mana aku belum mengikat buket tante, keponakannya hari ini wisuda. "batin Renata" Jefry: kenapa bengong? kamu terpesona dengan ketampananku yah? Renata: hahaha... tidak pak saya harus kembali bekerja, terima kasih telah membeli bunga kami (sambil menundukkan badan) ...3 menit kemudian... Tante ini bunga pesanannya "ucap Renata sambil menyodorkan sebuket bunga mawar" Thanks yah Renata, ngomong-ngomong kamu bisakan nanti datang ke pesta kecil-kecilan Gina? Renata: Boleh Tante dengan senang hati oke kalau gitu tante pergi dulu, bye "sambil melayangkan tangannya ke udara" Yah benar Renata lebih senang memanggil bos pemilik toko bunga itu dengan sebutan Tante tanpa embel-embel ibu, boleh dibilang Renata lebih nyaman menggunakan panggilan itu. POV Renata Jefry, hmmm sepertinya dia playboy deh. Masa baru kenal malah kedip mata, tapi ganteng. Renata bodoh ganteng dimana coba, stop pikirkan dia. "Sambil merapikan tangkai-tangkai mawar yang sangat banyak" Biasanya sih Tante gak pesan mawar sebanyak ini, tumben. Apa karena mawar lebih populer akhir-akhir ini. Sementara bunga ini paling sulit dibersihkan. Kapan yah ada yang bantu-bantu disini, apa Tante gak kepikiran untuk nambah pegawai tetap nya? Pusing mikirin beliau bangun toko bunga tapi kekurangan pegawai, akhirnya aku susah sendiri. Kira-kira pakai baju apa yah sebentar? Seperti biasa Renata berpamitan dengan tantenya karena hari ini ia akan makan malam bersama di pesta anak perempuan bosnya. Ia sudah siap dengan setelan baju berwarna hijau toska selutut, menguraikan rambutnya, dan sepatu sneaker yang sepadan dengan warna jepitan rambut miliknya. Sesampainya di sana Renata terpukau dengan rumah bosnya dan dekorasi yang memukau matanya. Apa aku tidak salah tempat? Kok kaya pesta pertunangan? Halo Renata, yuk masuk Tante sudah tunggu kedatanganmu takut kamu kesasar. Benar Renata belum pernah sekalipun singgah atau pun mampir ke rumah bosnya ini, kalau di bilang sih baru pertama kali. Dengan senyum khas Renata ditambah lesung pipinya yang memukau tersenyum lembut memeluk bosnya serta memberi salam kepada keluarga bosnya itu. Hufff....sepi amat hidup gue, gak ada teman disini. Macam punya dunia sendiri lama-lama kalau begini "batin Renata" Selamat malam semua...sapa Gina dengan senyum sumringah nya. Renata: Cantik, mirip ibunya. Sudah tidak diragukan ibunya keturunan Dayak (suku yang ada di Kalimantan, biasanya mereka terkenal dengan kecantikan parasnya) dan bapaknya bule Italia. Yah pantas anaknya cantik. Dokter pula Terima kasih atas kedatangan semua keluarga, rekan kerja ibu dan ayah saya, serta semua tamu undangan yang sangat saya hormati. Hari ini adalah hari pencapaian terbesar saya dan boleh mendapatkan gelar sebagai dokter.......... Sekitar 30 menit lebih pidato Gina tak kunjung berhenti. Beberapa orang masih terpana bahkan masih setia mendengarkan pidatonya. Namun berbeda dengan beberapa tamu wanita yang berada didepan Renata, sibuk mencibir dan mengatakan sombong dan membandingkan dengan perilaku kedua orangtua Gina yang lebih rendah hati. Tak habis pikir kadang mereka tertawa hingga menimbulkan bising di telinga Renata dan menggangu orang yang ada didekatnya. Huoaaaaaa.......... seorang laki-laki menguap tanpa henti dan berkata "Dasar perempuan, cerotos mulu lama sekali tidak lihat apa aku lapar, mana habis dari kerja langsung kesini". Sambil berlalu dari tempat kerumunan lelaki tersebut pergi ke tempat perjamuan untuk menikmati makanan yang telah lama tersedia. Karena penasaran dan Renata juga merasa lapar, ia pun mengikuti pria tersebut ke meja makan. Wowwwwwwwww, seperti nya enak, ini semua membuatku tambah lapar "batin Renata" Sepertinya bos ku ini kaya sekali. Ah masa bodoh sekarang aku benar-benar lapar. Tanpa diduga pria yang dia ikuti juga sementara mengambil beberapa makanan hingga menumpuk di piringnya. Walau model pakaiannya modis, perilaku jauh dari penampilannya. Namun karena pria tersebut berada di depan Renata maka wajah lelaki tersebut tidak kelihatan hanya bentuk tumbuh belakangnya yang terlihat maskulin. Renata yang juga dari tadi mengikuti pria itu kemudian mengambil makanan untuk ia bisa makan, dengan cekatan ia kemudian mengambil piring dekat lengan pria tersebut. Namun naaasss Renata tersenggol dengan siku lelaki itu. Alhasil..??? Prankkkkkkk........... Gawat, mati aku "spontan Renata berjongkok dekat meja makan tersebut" ia takut jika dia menimbulkan sorotan tajam dari tamu-tamu bosnya. Tapi benar saja itu menimbulkan sorotan semua orang yang ada di pesta tersebut. Namun, bukan dia yang menjadi sorotan melainkan lelaki yang ia ikuti sebelumnya. Lelaki tersebut Spontan melihat kebelakang nya dan melihat Renata yang sedang jongkok dengan wajah penuh ke khawatiran. Namun siapa sangka Renata tidak kelihatan karena meja panjang tersebut berada dibelakang jadi hanya tersorot bagian depan meja tersebut. Tidak menunggu beberapa detik Renata juga menatap pria itu, namun wajahnya lebih kaget dari sebelumnya. Bahkan Renata tidak sadar jika tangannya terluka. Karena kagetnya Renata membuat dia berdiri seperti patung tanpa mengedipkan mata. Hal ini terjadi begitu cepat sehingga ia harus mencerna apa yang ada di pikirannya saat ini. Wajah yang amat familiar baginya dan postur tubuh bagai seorang model dengan muka yang boleh dikata bagai seorang pangeran. Walau tampilan bagai pangeran, tapi nyatanya sikap yang dimilikinya berbanding terbalik dengan image sebagai pangeran. Pikiran Renata lalu buyar ketika dia disadarkan oleh pria tersebut.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
53.3K
bc

(Bukan) Cinta yang Diinginkan

read
11.3K
bc

Trapped in My Future Boss

read
3.2K
bc

Menyala Istri Sah!

read
3.9K
bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.5K
bc

Desahan Sang Biduan

read
56.1K
bc

Godaan Hasrat Keponakan Istri

read
15.9K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook