Bab 54 : Perenang Andal vs Anak Sungai

1262 Words

“Waaaah!” jerit Emilia bahagia bisa melihat danau yang indah ini. Walau belum sampai ke airnya secara langsung, tapi Emilia sudah senang. Mereka mampir sejenak di sebuah kafe untuk minum dan ngemil. Kaif ingin membuat perjalanan mereka lebih lama sebenarnya, jadi banyak tempat yang dikunjungi bersama wanita tersebut hanya alasan saja. “Mau pesan apa?” tanya Kaif. “s**u cokelat aja,” jawab Emilia. “Kopi s**u satu sama s**u cokelat satu.” “Oke, Bang.” Pemilik warung segera membuatkan pesanan mereka. “Gak makan?” tanya Kaif. “Masih kenyang, entar aja deh.” “Mmh.” Kaif melihat Emilia segitu senangnya melihat pemandangan danau indah dari posisi mereka saat ini. “Abang udah berapa kali kemari?” tanya Emilia. “Beberapa kali lah.” “Emilia juga, tapi belum pernah nyebrang ke Samosir.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD